
Dulu, bagi saya, blog dan segala interaksinya adalah sesuatu yang paling menyenangkan dalam dunia internet, jauh lebih menyenangkan daripada jejaring sosial macam Friendster, Hi5 dan lain-lainnya. Blogwalking dan menulis posting adalah kegiatan yang paling banyak menyita waktu saya di dunia maya. Pokoknya blog adalah “taman bermain” yang sangat indah dan mengasyikkan.
Sekarang semuanya telah berubah, menulis di blog dan blogwalking bukan lagi merupakan sesuatu yang mengasyikkan. “Taman bermain” itu telah berpindah ke twitter, facebook dan plurk. Blog sekarang seolah-olah hanya merupakan bukti keeksisan kita di dunia maya. Jujur saja, sekarang semangat saya untuk menulis di blog sudah hampir hilang. Menulis posting pun seolah-olah merupakan suatu paksaan agar blog tidak terlihat mati dan tak terurus. Fatwa dari dari seorang pakar IT kondang di negeri ini tampaknya mulai berlaku bagi saya, Blog adalah tren sesaat™.
Mungkin saya terlihat seperti menyalahkan jejaring sosial dengan segala keriuhannya sebagai penyebab hilangnya semangat ngeblog saya. Tidak! saya tidak menyalahkan siapa-siapa, tidak juga anda :). Yang salah adalah saya yang tidak bisa menyisakan waktu untuk blog.
© ilustrasi scoopdog.wordpress.com
yang ada, saya malah sudah bosen pesbukan. Pesbuk pun pada saatnya akan ilang, teringat jaman fs-an dulu gak?
fesbuk is so yesterday, sekarang ganti ke twitter
Kenapa harus mencari pihak atau obyek untuk disalahkan?
Why doing it if it’s not fun anymore ? Kalau kamu masih bisa menemukan perasaan “fun” ya dijaga dan dikembangkan…. kalo nggak ya… susah :)
sekarang saya dalam tahap menjaga rasa “fun” itu, semoga saja kali ini berhasil
Sampek kowe hiatus ato give up, blog mu tak deface, tak pasangi gambar bugil e Roy Suryo.
wah empunya blog marah. Ampun pak admin, besok aku janji sregep ngeblog wes
Boleh tahu pakar IT kondang itu siapa? Mudah-mudahan bukan Roy Suryo, bapak-bapak berkumis yang kebetulan bisa memencet tombol CPU.
silakan di-hover tulisannya untuk mengetahui namanya :P
Begitu ya…. Hovernya kelamaan.
ah masa sih, sepertinya tidak lho pak
boleh diisi dengan tanya jawab tentang hal apa saja teman, supaya tidak jenuh ya, coba pakar yang dimaksud mungkin bisa digunakan sebagai nara sumber diblok siapa dekat atau kenal ditarik sebagai nara sumber.
untuk saya bersedia sebagai nara sumber teknis tv yang sederhana mungkin bermanfaat, mulai dari program tv, sejarah tv, transmisi tv terkait penerimaan di hp , it maupun tv rumah tangga, aturan penyiaran dan teknologi telekomunikasi hingga bisnis mungkin saya bisa menjawab setingkat tukang tv….ok .
Saya pun dulu merasakan hal yang sama, ngeblog terasa memakan waktu yang sangat banyak. Alhasil “pelampiasan” saya alihkan ke jejaring sosial facebook. Saat itu saya berpikir, kenapa bisa demikian? Pdahal sebelumnya, blog bisa dibilang merupakan harta saya yang paling berharga. Setelah merenung cukup lama, ternyata saya ketemu jawabannya, yaitu kesibukan dan keasyikan offline-lah yang membuat saya berpaling ke facebook.
Mengapa facebook? karena facebook merupakan jejaring sosial yang paling cocok utk para “orang sibuk”. Mereka tak perlu susah payah blogwalking, namun tinggal duduk manis di depan layar komputer, maka update postingan dari teman2 pun ngantri di timeline kita.
Kesibukan juga mempengaruhi keefektifitasan dalam menulis di blog. Karena kita malas menulis panjang di blog, maka secara tidak sadar pelampiasan kita pasti akan ke jejaring sosial yang tidak perlu karakter yang banyak untuk mengupdate status.
Kalau mas Aris faktor apa?
jujur saja, twitter adalah penyebab utama kemalasan ngeblog. Di twitter mau bicara apa saja hampir pasti menarik. Tidak ada lagi yang tersisa untuk blog, semua waktu dan juga ide sudah tertumpah di twitter.
Penyebab lain adalah … game. Saya sekarang sedang sangat menyukai permainan poker di facebook.
Saya rasa itu saja faktornya :)
Glek, saya ngeblog sejak 2002.. Hal yang mbikin saya pernah berhenti ngeblog cuma karena cewek.. lain tidak :)
Berpikirlah begini.. fesbuk dan twitter, kamu tergantung pada orang lain (pemilik facebook dan twitter) tapi dalam ngeblog.. kamu lah pemiliknya :)
maturnuwun atas petuahnya dab *sungkem*
Saat saya menulis tentang teori blogging selama 5 menit banyak komentar yang masuk bernada ketidak setujuan. Tetapi mau tidak mau, saya, anda, kita semua merasakan bahwa trend blogging memang telah bergeser menuju mikroblogging dan thumbleogging.
Tetapi blog engine semakin canggih, mungkin inilah yang tidak diperhatikan oleh Roy S. Blogging sendiri telah berkembang menjadi sebuah media self publishing. Saya sendiri lebih suka menyebut website saya sebagai ezine daripada sebuah blog.. hmm, lagipula TxP memang tidak didesain sebagai blogging app :)
Sudahlah, ga perlu dianggap omongannya si Raden Mas itu.
Menurut saya blogging tidak perlu dibenturkan dengan mikro blogging. Masing-masing punya pasarnya sendiri. Seperti beberapa tahun lalu banyak diskusi ebook vs buku ternyata sekarang tidak ada masalah, dua-duanya jalan.
Ada kondisi tertentu yang tidak dimungkinkan oleh mikroblogging. Indepth article pastinya sulit dilakukan di mikroblog.
doyan ceker adalah trend sesaat kata om roy te em :lol:
yup saya setuju banget, dengan blogwalking kita bisa nambah wawasan dan pengetahuan wawasan nambah terus
tapi aku tetep cinata dan asyik2 aja nih di blog, ketioka BW atau ngblog banyak ide yg pengen di tulis atau di bagi2 sama yg lain. tapi kalau di jejaring sosial seperti FB misalnya, aku sering ngeblank, bikin status yg pendek aja jadia susah ngerangkai kalimatnya. dan aku sering aneh aja liat status2 di FB skr. makin aneh2 dana lebay gitu.
Blognya masih sama. Minat penggunanya yang berbeda. Jika 140-an karakter kurang bisa mencapai orgasme, kembalilah ke
jalan yang benarblog. :)Ya tergantung suasana hati sajalah, menurut saya.
Fesbukan pasti ada jenuhnya, mendingan berolah raga kadang sampai malempun saya jabanin, misal main futsal jam 11 malem baru mulai (pas lagi lagi rame-ramenya) — ya karena dapat jatah di jam itu.
Sehingga semangat ngeblog pun saya rasa juga sama :D
kalo saya sih, easy going mas.
*maksudnya??*
hambbuhh
wakakaka
wah menuju perubahanya mas…
meskipun ada naek-turun mood ngeblog, tapi bagi gw blog bukan tren sesaat tuh… setidaknya udah 7 taun ini masih aktif ngeblog.. hehe
Ternyata masih ada yang lebih buruk dari semangatmu…yo kui semangatku… blasss ilang….. muga2 bs pulih neh
*OOT* realign theme nya lebih easy going…