Belkastrelka

Belkastrelka

Belkastrelka adalah sebuah band indie bergenre pop elektronik dari Yogyakarta yang digawangi oleh Yennu Ariendra dan Asa Rahmana. Saya dikenalkan dengan band ini oleh teman saya beberapa waktu yang lalu. Yang membuat saya tertarik untuk pertama kalinya dengan band ini adalah namanya yang unik dan sukar dieja, Bel-kas-trel-ka. Butuh waktu berhari-hari untuk melemaskan lidah agar bisa mengucapkan nama band ini dengan benar :D .

Band ini mengaransemen musiknya hanya dengan bantuan komputer, yaitu menggunakan software bernama Fruity Loops atau FL Studio. Saat ini Belkastrelka sudah meluncurkan satu album berjudul Penyusup Misterius dan Suara Suara Aneh dari Kamar yang dibagikan secara gratis lewat YES NO WAVE Music. Lirik lagunya rata-rata terdengar seperti sebuah cerita atau dongeng yang cukup cerdas dan menggelitik. Cobalah simak salah satu lirik lagu berjudul PENYUSUP berikut ini :

malam sudah lama pergi, tidak dari kamarmu
komputermu masih menyala, memainkan lagu yang belum selesai

seseorang menyelinap masuk, mengutukmu dengan kehilangan
ini hari yang biasa, kau lelap dalam mimpi-mimpi yang biasa
tentang malam, tentang malam-malam atau tentang hujan
tentang cinta, cinta semalam mungkin juga kenangan
seseorang mencuri mimpimu dan rokokmu yg baru saja kau nyalakan

ia mengambil apa saja tanpa menyisakanmu apa-apa

Dengan warna musik yang cukup unik, Belkastrelka mampu mengobati kerinduan saya akan lagu lokal yang berkualitas dan tidak menye-menye :D . Jika tertarik mendengarkan, anda bisa mengunduhnya secara gratis dan tentu saja legal di YES NO WAVE Music.

3 thoughts on “Belkastrelka

  1. Asik, download ah!
    Another references, Glek: Rizky Summerbee and the honeythief, Melancholic Bitch.. dua2nya dari Jogja… cekidot!

  2. wah,saya dan temen2 saya juga ngelakuin hal yang sama.
    tapi, bedanya kita alirannya Rap, hip-hop.
    biasa yang suka main FL sering ngumpul di reverbnation.com
    di situ ada banyak pengguna FL dari seluruh dunia dan rata2 yang penggemar musik Rap.

    Bukan cuman di yogyakarta,
    di Ambon juga banyak, di Sulawesi, Di Surabaya, dan kota2 lain.

Leave a Reply