Membuat Keputusan Berdasarkan Data

Semuanya berawal ketika saya memutuskan untuk mendesain ulang blog ini. Saya ragu-ragu apakah desain baru nanti harus support Internet Explorer (baca IE8 ke bawah) dan browser-browser tua lainnya atau tidak. Nyoba cari referensi dari situs-situs lain malah menambah kebimbangan saya, ada yang bilang harus ada yang bilang nggak perlu. Sampai akhirnya saya membaca sebuah artikel tentang Data-Driven Decision Making (sayang sekali saya lupa alamat situsnya).

Apa itu Data-Driven Decision Making?

Data-Driven Decision Making atau sering disingkat DDDM adalah sebuah metode pengambilan keputusan berdasarkan data yang ada. Data itu bisa berupa apa aja seperti misalnya hasil survey, polling, statistik dll. Sebagai contoh, misalnya Asep (ini nama asal-asalan) ingin mencari ponsel baru tapi masih bingung mau beli ponsel apa yang cocok dan sesuai budget. Akhirnya pilihan Asep mengerucut pada iPhone 4S dan Samsung Galaxy S III. Maka Asep pun mencari data sebanyak-banyaknya tentang kedua ponsel tersebut, mulai dari spesifikasinya, kelebihan dan kekurangannya, review dari pengguna dll. Ketika akhirnya Asep memutuskan untuk membeli iPhone, maka keputusannya itulah yang disebut DDDM.

Nah, saya juga memakai metode DDDM ini ketika melakukan redesain. Dengan melihat statistik browser yang dipakai pengunjung dari Google Analytics, saya bisa melihat kalau pengunjung blog saya rata-rata memakai browser modern. Dari statistik itu, saya putuskan untuk melakukan redesain dengan meniadakan support untuk browser lama.

browser-stats

Bagaimana dengan aksesibilitas?

Well, seorang front-end developer seharusnya menerapkan prinsip aksesibilitas di atas segalanya. Hey, blog saya juga aksesibel kok, paling nggak untuk sekitar 90% pengunjung blog saya. Untuk pengguna IE, saya cuma bisa menyarankan anda untuk move-on :D .

© 2013 Aris FM. Proudly powered by Middleman & Github